banner 728x250

Batik ChaCha Mentari Jadi Primadona di Persit Bisa 2, Fashion Show Budaya Nusantara Memukau

Momen Puncak Acara Persit Bisa 2, Jakarta

JAKARTA || Arema.News – Hari ketiga sekaligus penutupan kegiatan Persit Bisa 2 berlangsung semakin semarak dan penuh antusiasme. Sejak pagi, area pameran dipadati pengunjung yang datang untuk menyaksikan berbagai rangkaian acara menarik sekaligus berburu produk unggulan UMKM dari berbagai daerah di Indonesia.

Suasana ramai terlihat lebih meningkat dibandingkan hari-hari sebelumnya. Beragam kegiatan inspiratif yang disiapkan panitia sukses menarik perhatian masyarakat dan menciptakan atmosfer pameran yang hidup serta penuh semangat.

Salah satu booth yang tetap menjadi pusat perhatian pengunjung adalah booth Batik ChaCha Mentari. Hingga hari terakhir pelaksanaan, booth tersebut terus dipadati pecinta batik yang tertarik dengan koleksi kain dan busana yang ditampilkan.

Keunikan motif, kualitas bahan yang nyaman, serta sentuhan khas budaya Nusantara menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Tingginya minat masyarakat membuat penjualan produk Batik ChaCha Mentari terbilang sangat memuaskan.

“Alhamdulillah, antusiasme pengunjung luar biasa. Banyak yang tertarik dengan motif dan kualitas batik yang kami tampilkan. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan produk lokal agar semakin dikenal luas,” ujar penjaga booth Batik ChaCha Mentari.

Tidak hanya menghadirkan pameran produk UMKM, kegiatan hari ketiga juga diisi dengan talkshow inspiratif dari Kementerian Ekonomi Kreatif yang membahas pengembangan industri kreatif, peluang usaha, serta pentingnya inovasi dalam menghadapi persaingan pasar.

Sesi tersebut mendapat perhatian besar dari peserta, khususnya pelaku UMKM yang ingin memperluas wawasan dan meningkatkan kualitas usaha mereka.

Selain talkshow, suasana pameran semakin meriah dengan agenda pemilihan busana terbaik bagi para pengunjung. Beragam gaya busana, mulai dari nuansa tradisional hingga modern, tampil menghiasi area pameran dan menambah semarak acara.

Momen yang paling dinantikan pengunjung adalah fashion show para ibu ketua daerah yang tampil anggun mengenakan busana khas Nusantara. Setiap peserta memperagakan pakaian tradisional dengan ciri khas budaya daerah masing-masing, lengkap dengan motif, warna, dan aksesori yang memukau.

Perhatian pengunjung juga tertuju pada penampilan Ibu Ketua Daerah, Ibu Asti Kristomei, yang tampil elegan memperagakan kain tapis khas Lampung. Balutan busana dengan detail sulaman emas yang sarat nilai budaya berhasil memancarkan pesona dan keanggunan tersendiri di atas panggung.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan sekaligus melestarikan budaya daerah agar semakin dikenal masyarakat luas,” ungkapnya.

Fashion show tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia yang beragam dan penuh nilai seni. Penampilan para peserta menjadi bukti bahwa warisan budaya Nusantara memiliki daya tarik yang luar biasa dan patut terus dijaga.

Keseruan acara mencapai puncaknya saat closing ceremony yang dimeriahkan dengan penampilan tari rampak gendang dari Komando Pasukan Khusus. Penampilan energik dengan gerakan kompak dan ritme yang dinamis sukses memukau para pengunjung serta menutup acara dengan suasana penuh semangat.

Secara keseluruhan, pelaksanaan Persit Bisa 2 berlangsung sukses dan meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat yang hadir. Tingginya antusiasme pengunjung, kreativitas pelaku UMKM, serta ragam pertunjukan budaya menjadikan kegiatan ini sebagai ajang promosi budaya dan ekonomi kreatif yang inspiratif dan berkesan.

PEWARTA : M.Effendi

SUMBER : HUMAS KODIM 0423/BU

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *