banner 728x250

TNI Manunggal Bangun Negeri, Ground Breaking Jembatan Merah Putih Tahap V dan VI Perkuat Akses Pedalaman Bengkulu Utara.

Bengkulu Utara||Arema.News – Semangat TNI Manunggal bersama rakyat kembali diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman. Kodim 0423/Bengkulu Utara secara resmi memulai pembangunan Jembatan Merah Putih Tahap V dan VI melalui kegiatan ground breaking yang dilaksanakan di Desa Gunung Besar, Kecamatan Arma Jaya, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung serentak di seluruh jajaran Korem 041/Garuda Emas tersebut merupakan bagian dari Program Jembatan Perintis Garuda, sebuah program strategis yang bertujuan membuka keterisolasian wilayah, memperkuat konektivitas antar desa, serta mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Danrem 041/Garuda Emas, Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, menegaskan bahwa pembangunan jembatan tidak hanya berfungsi sebagai sarana fisik penghubung wilayah, tetapi juga menjadi simbol hadirnya negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat di daerah terpencil.

“Jembatan ini bukan sekadar infrastruktur. Lebih dari itu, jembatan menjadi penghubung harapan masyarakat, penggerak roda perekonomian, serta membuka akses yang lebih mudah terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan berbagai sektor pembangunan lainnya,” ujar Danrem.

Menurutnya, program tersebut merupakan implementasi nyata semangat TNI Manunggal, di mana TNI hadir dan bekerja bersama pemerintah serta masyarakat untuk mendorong pemerataan pembangunan hingga ke pelosok daerah.

Sementara itu, Komandan Kodim 0423/Bengkulu Utara, Letkol Czi Muhammad Jumali, menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih di Desa Gunung Besar merupakan lanjutan dari program yang sebelumnya telah dilaksanakan di Desa Kuala Langi dan Desa Pagar Ruyung.

Dengan dimulainya pembangunan tahap V dan VI ini, Kodim 0423/Bengkulu Utara akan memiliki tiga unit Jembatan Gantung Perintis Garuda yang menjadi akses vital bagi masyarakat pedalaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Pembangunan jembatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat. Kami berharap keberadaannya nanti dapat memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, meningkatkan aktivitas ekonomi desa, serta mempermudah akses masyarakat terhadap pelayanan publik,” ungkap Dandim.

Kegiatan ground breaking turut dihadiri unsur TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, Forkopimcam, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Tingginya antusiasme masyarakat yang hadir mencerminkan besarnya harapan terhadap pembangunan jembatan yang diyakini akan membawa dampak positif bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat pedalaman Bengkulu Utara.

Melalui program ini, TNI kembali menunjukkan komitmennya sebagai garda terdepan yang tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata, berkeadilan, dan berkelanjutan.(M. Effendi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *