Arema.News |Bengkulu Utara — Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kabupaten Bengkulu Utara ke-66 yang akan jatuh pada 4 Juli 2025, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara secara resmi menggelar kegiatan Grand Opening Car Free Day (CFD) di pusat kota, yang dibuka langsung oleh Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, SE, M.Ap.
Acara ini disambut antusias oleh ribuan warga dari berbagai kalangan yang hadir untuk menikmati suasana bebas kendaraan, sembari mengikuti berbagai kegiatan menarik seperti senam massal, pentas seni, bazar UMKM, dan wahana permainan keluarga.

Dalam sambutannya, Bupati Arie Septia Adinata menyampaikan bahwa kegiatan CFD ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menciptakan ruang publik yang sehat dan produktif bagi masyarakat. Lebih dari sekadar olahraga, CFD menjadi wahana yang multifungsi — mulai dari rekreasi, interaksi sosial, ekspresi budaya, hingga penguatan ekonomi kerakyatan.
“Car Free Day ini bukan hanya sekadar menutup jalan dari kendaraan bermotor, tapi menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antarwarga, mendorong gaya hidup sehat, serta menjadi ruang bagi seniman, pelaku UMKM, dan generasi muda kreatif untuk menunjukkan potensi mereka,” ujar Bupati.

Pelaksanaan CFD di Kabupaten Bengkulu Utara juga melibatkan kolaborasi lintas sektor, termasuk organisasi perangkat daerah (OPD), komunitas olahraga, pelaku seni, organisasi pemuda, hingga pelaku UMKM lokal. Hal ini menandai semangat kebersamaan dalam membangun daerah secara inklusif dan berkelanjutan.
Selain itu, Pemerintah Daerah juga menyediakan area khusus untuk pelaku UMKM guna memamerkan dan menjual produk-produk unggulan lokal seperti kuliner khas daerah, kerajinan tangan, fesyen etnik, dan inovasi kreatif lainnya. Harapannya, CFD menjadi panggung terbuka yang membantu memperluas pasar UMKM dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat pascapandemi.
“Kami ingin memastikan bahwa kegiatan ini dapat menjadi ruang bersama, bukan hanya untuk berolahraga, tapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. CFD harus jadi tempat yang memberi manfaat nyata bagi semua lapisan masyarakat,” tambah Bupati Arie.
Dalam jangka panjang, kegiatan CFD ini direncanakan menjadi agenda rutin mingguan yang akan terus disempurnakan, baik dari segi konsep, fasilitas pendukung, maupun pelibatan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara optimistis bahwa CFD akan tumbuh menjadi ikon kegiatan publik daerah yang ramah lingkungan, sehat, dan produktif.
Acara ini juga diisi dengan berbagai penampilan seni dari pelajar dan komunitas lokal, pertunjukan musik akustik, hingga edukasi lingkungan oleh komunitas pecinta alam. Semua ini menunjukkan bahwa CFD bukan hanya ruang jalan yang ditutup, tetapi panggung terbuka bagi kreativitas dan partisipasi masyarakat.
Dengan semangat HUT ke-66 Bengkulu Utara, peluncuran Car Free Day ini diharapkan dapat menjadi awal dari transformasi ruang kota yang lebih manusiawi, sehat, dan inklusif — sekaligus mempererat rasa memiliki dan cinta terhadap daerah sendiri.(AN/ME)













