Reporter : M. Effendi
Arema.News | Bengkulu Utara – Warga Desa Lubuk Jale, Kecamatan Kerkap, Kabupaten Bengkulu Utara, dikejutkan oleh peristiwa kebakaran hebat yang terjadi menjelang waktu maghrib pada Sabtu (10/5/2025). Kebakaran tersebut melanda rumah milik salah satu warga, Zuharman.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, api diduga berasal dari korsleting listrik. Dalam insiden tersebut, sejumlah dokumen penting serta uang tunai senilai Rp10 juta yang disimpan di dalam almari turut hangus terbakar.
Kepanikan sempat terjadi saat api dengan cepat membesar. Warga sekitar berinisiatif memecahkan pipa induk milik PDAM untuk mendapatkan air guna memadamkan api sebelum petugas datang.

Tak berselang lama, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Tanjung Agung Palik dan dua unit lainnya dari Arga Makmur tiba di lokasi. Dengan kerja sama warga, api berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian.
Kepala Desa Lubuk Jale, Heri Hermansyah, membenarkan peristiwa tersebut dan menyebutkan bahwa kerugian yang ditaksir mencapai lebih dari Rp200 juta.
“Semua dokumen penting termasuk KTP milik korban ikut ludes terbakar. Saat ini korban mengungsi ke rumah keluarga terdekat. Kami sangat berharap adanya bantuan, baik dari pemerintah daerah maupun para dermawan untuk meringankan beban korban,” ujarnya kepada awak media.
Heri menambahkan bahwa perhatian dan uluran tangan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar korban dapat segera bangkit dari musibah yang dialaminya.













