Reporter : M. Effendi
Arema.News | Bengkulu Utara – Pasca musibah kebakaran yang melanda rumah Zuharman, warga Desa Lubuk Jale, Kecamatan Kerkap, Kabupaten Bengkulu Utara pada Sabtu (10/5/2025), bantuan dari berbagai pihak terus berdatangan. Salah satunya datang dari Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (DPC AKSI) Bengkulu Utara.
Baca juga :
Dokumen dan Uang Rp10 Juta Hangus Dilalap Si Jago Merah, Warga Lubuk Jale Kehilangan Tempat Tinggal

Bantuan diserahkan pada Rabu (14/5/2025) langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) AKSI Provinsi Bengkulu, Sarkawi, S.Pd., M.I.Kom., yang hadir bersama sejumlah kepala desa anggota AKSI. Bantuan diterima langsung oleh Kepala Desa Lubuk Jale, Heri Hermansyah, dan keluarga korban kebakaran.
“Bantuan ini adalah bentuk solidaritas dari para kepala desa yang tergabung dalam AKSI. Kami ingin menunjukkan bahwa kepala desa tidak hanya hadir dalam pembangunan, tetapi juga dalam setiap duka masyarakat,” ujar Sarkawi kepada awak media.

Menurutnya, aksi sosial tersebut merupakan bagian dari implementasi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. “Kami percaya, keberhasilan Indonesia dimulai dari desa. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus hadir dan menjawab kebutuhan masyarakat, terutama saat mereka tertimpa musibah,” tegasnya.
DPC AKSI Bengkulu Utara saat ini beranggotakan 38 kepala desa. Sarkawi juga menambahkan bahwa pihaknya terbuka bagi desa lain yang ingin bergabung, dengan syarat bersedia mematuhi AD/ART yang berlaku.
Kepala Desa Lubuk Jale, Heri Hermansyah, mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan oleh para kepala desa anggota AKSI. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepedulian ini. Kehadiran AKSI memberi semangat dan harapan baru bagi warga kami, khususnya keluarga korban,” ujarnya.
Sementara itu, Zuharman, korban kebakaran, tak kuasa menahan haru saat menerima bantuan.
“Saya tidak menyangka akan mendapat perhatian sebesar ini. Terima kasih kepada para kepala desa yang telah peduli. Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk memulai kembali dari awal,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
Diharapkan bantuan ini bisa meringankan beban korban dan mempercepat proses pemulihan pasca musibah yang telah menghanguskan harta benda miliknya.













