banner 728x250

Setelah Mediasi Alot, Pertikaian Pelajar SMA 2 Akhirnya Selesai Secara Damai

ARGA MAKMUR || Arema.News – Perselisihan antar kelompok Pelajar SMA 2 yang sempat menjadi perhatian publik di Kabupaten Bengkulu Utara akhirnya diselesaikan secara damai. Kesepakatan damai tersebut dicapai dalam proses mediasi yang berlangsung di hadapan penyidik Polres Bengkulu Utara, Senin (11/5/2026).

Perdamaian itu melibatkan kelompok pelajar yang terlibat pertikaian dengan seorang siswi berinisial MA, yang mengaku menjadi korban dalam insiden perkelahian antar pelajar. Dalam kejadian tersebut, seorang siswi yang berusaha melerai pertikaian dilaporkan terjatuh hingga pingsan.

Sebelumnya, pihak MA bersikeras membawa persoalan tersebut ke jalur hukum. Bahkan dalam proses mediasi awal, pihak MA disebut meminta denda sebesar Rp30 juta. Namun setelah dilakukan mediasi lanjutan di hadapan penyidik, kedua belah pihak akhirnya sepakat menyelesaikan perkara secara kekeluargaan dengan nilai biaya pemulihan sebesar Rp10 juta.

Kesepakatan pembayaran biaya pemulihan tersebut akan dilaksanakan dalam waktu satu minggu, karena pihak terlapor masih membutuhkan waktu untuk mengumpulkan dana.

Kepala SMA Negeri 2 Arga Makmur, Drs. Kaman, mengaku bersyukur karena persoalan yang melibatkan anak didiknya akhirnya dapat diselesaikan dengan baik setelah beberapa kali mediasi sebelumnya mengalami kebuntuan.

“Kami merasa lega karena permasalahan ini akhirnya selesai secara damai. Harapan kami, kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Anak-anak harus fokus belajar dan mengejar cita-cita mereka di masa depan,” ujar Kaman.

Sementara itu, salah seorang wali murid yang anaknya turut terlibat dalam perselisihan tersebut juga menyampaikan rasa syukur atas tercapainya perdamaian. Menurutnya, penyelesaian damai ini membuat para siswa dapat kembali fokus menjalani proses belajar di sekolah.

“Kami mewakili para wali murid yang anaknya terlibat mengucapkan permohonan maaf kepada pihak sekolah karena persoalan ini telah menyita banyak waktu dan perhatian. Kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada MA dan keluarganya atas insiden yang terjadi,” ungkapnya. (M. Effendi)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *